1. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" atau NTOSKRNL tak ditemukan, maka lakukan :
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut,
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R,
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki (biasanya #1),
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada,
- Tulis: CD i386,
- Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe,
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya,
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT,
- Selesai.
2. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, maka ada kemungkinan bahwa file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured), maka lakukan :
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut,
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R,
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki (biasanya #1),
- Tulis: bootcfg /list (untuk menampilkan isi pada file BOOT.INI saat ini),
- Tulis: bootcfg /rebuild (untuk memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI),
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT,
- Selesai.
3. \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan: "Windows could not start because the following files is missing or corrupt \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE", maka lakukan :
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut,
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R,
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki (biasanya #1),
- Masukkan password administrator jika diperlukan,
- Tulis: cd \windows\system32\config,
Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan :
- Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan :
- Tulis: copy \windows\repair\software ATAU copy \windows\repair\system,
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT,
- Selesai.
4. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting, maka lakukan :
1). Untuk partisi tipe FAT
Lakukan booting dari disket Win98 dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM dari direktori i386 ke drive induk atau akar (root) yaitu C:\.
2.) Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut,
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R,
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki (biasanya #1),
- Masukkan password administrator jika diperlukan,
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (sesuaikan),
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:,
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\,
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT,
- Selesai.
Blue Screen Of Death, menurut wikipedia, dapat diartikan sebagai pesan kesalahan yang muncul di Windows akibat kerusakan system yang tidak bisa di-recover. Munculnya BSOD ini disebabkan karena berbagai masalah yang beragam baik dari sistem maupun dari perangkat keras.
Munculnya BSOD sebenarnya dapat membantu kita untuk mengetahui di manakah kerusakan yang menyebabkan komputer menjadi rancu. Namun bagi pengguna awam, munculnya BSOD dapat berarti sangat menakutkan, karena justru pesan-pesan di BSOD dapat membingungkan pengguna awam, dan jujur saja, justru banyak pesan-pesan pada BSOD yang terkesan "tidak nyambung" dalam menjelaskan letak sektor masalah.
Oke, kita kupas saja isi dari BSOD ini, mulai dari :
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Ini merupakan biangnya biang kerok pada BSOD. Why? Karena umumnya pada BSOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan, umumnya karena ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer. Penyebabnya adalah sebagai berikut :
- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok,
- Masalah video card, mencakup video card yang di overclock melebihi batas, atau berganti video card dan belum menguninstall driver video card lama dari chipset yang berbeda,
- Masalah audio card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card.
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau file systemnya tetapi bukan di harddisk. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena :
- Overclock hardware yang berlebihan,
- Komponen komputer yang kepanasan,
- BIOS yang corrupt,
- Memory dan CPU yang cacat.
4. DATA_BUS_ERROR
Disebabkan adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Disebabkan adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache).
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Disebabkan adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Disebabkan adanya kesalahan yang terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi, atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Disebabkan adanya kesalahan driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dengan cara upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Disebabkan adanya kerusakan pada RAM.
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
